(jangan) berlebih-lebihan…

Sungguh, segalapun kalau berlebihan itu tak akan baik.

Tuhan pun berkata dalam kitabNya.

Maka siapalah aku yang hendak berlebih-lebihan bahkan telah seringkali melakukannya.

Seperti mencinta, sudah berlebihan.

Seperti memuji, pun berlebihan.

Seperti menangis, juga berlebihan.

Bahkan kerap membenci dengan berlebihan.

Siapalah aku yang telah menaruh harapan yang berlebihan.

Apalah aku yang bisa melakukan semua dengan berlebihan.

Kembali aku dihadapkan oleh kenyataan atas sesuatu yang berlebihan.

Satu harapan yang kutaruh sangat amat berlebihan.

Pada sosok yang harusnya melakukan hal yang lebih dari apa yang aku lakukan.

Suatu harapan akan keberjayaan yang terlalu berlebihan, menurutku.

Karena, siapalah aku, apalah aku.

 

Dalam Tangis yang Tak Lelahnya Berlebih-lebihan

kebon sirih, 16 Mei 2013

3 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s