Jika mencinta seumpama makan siang…

Akan kuhabiskan sampai perutku kekenyangan

Akan kurelakan waktu istirahatku yang hanya satu jam sebaik-baiknya

Akan kucari temanku yang membawa payung,

hanya untuk menumpang sepanjang perjalanan ke kantin jika hujan atau panas di siang hari

Akan kunikmati sepenuh hati tiap butiran nasi yang kumakan,

walaupun lauknya hanya dengan ikan asin dan sambal

Akan kupilih warung makan terbaik yang menyediakan menu pilihan dan enak yang ada di kantin

Akan kumakan dengan pelan,

seperti kata Rasul, mengunyahnya sampai 33 kali bukan?

Atau bahkan, tak ingin aku memakannya walau perut lapar

Biar kupandangi sampai siang keesokan harinya.

Celoteh sang Pecinta di waktu makan siang

7 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s