cerita sebelum tidur…

…dan ia pun datang.
bernama pongga. peri kecil yang hanya bisa melihatku dari jauh.
seolah gugusan energi magis menarikku kedalam hutan itu.
ya. hutan borneo yang selalu ibu ceritakan ketika menjelang tidur.
pernah aku mencari tahu apa itu borneo?
sementara di peta yang kulihat, selalu medikte dengan sebutan Kalimantan.

___

tatapanku tak luput pada peri kecil bersayap di balik pohon itu.
malam ini hutan begitu gelap hanya disorot cahaya purnama dan dinginnya hutan.
hutan yang sangat berbeda ketika matahari tak lagi menjamah.
gelap, dingin, lembab.

aku beranjak dari dudukku.
kumatikan rokok yang kuhisap dari beberapa menit lalu.
aku menuruti lambaian tangan peri kecil itu yang seperti berisyarat untuk segera menghampirinya.
aku, seperti tak perduli dengan apa yang ada di sekelilingku.
perlahan aku masuk ke dalam hutan borneo nan magis.
terhirup aroma kayu, dedaunan lembab yang disiram hujan tadi sore.
aku memegang tangannya.
lembut.
ia tersenyum.
tanpa banyak kata, ia mengajakku terus masuk ke dalam hutan.
“ayo ikut aku, kita petik buah-buahan safir itu”, bisiknya pelan.
dan akupun mengangguk seraya mengikuti genggaman tangannya yang erat.
pepohonan gelap yang berubah menjadi warna warni,
berbuahkan intan permata dan batu-batuan safir.
aku seakan ikut terbang bersamanya.
kakiku tak menapak, tak kuhiraukan.
aku jatuh cinta.
peri kecil bersayap cantik, aku jatuh cinta.

___

…pada suatu hari, terdapatlah peri-peri cantik di hutan borneo.
mereka hidup di negeri peri selayaknya manusia.
ada pemimpin, keluarga dan kehidupan yang sangat harmonis.
hingga pada suatu hari si peri kecil bersayap cantik bermain-main keluar hutan
dan jatuh cinta pada pria manusia dari desa sekitar hutan itu.

___

tetesan embun jatuh di pipiku dan sontak membangunkanku.
aku terbangun. kudapati sekelilingku pepohonan diselimuti kabut.
benar, ini pagi hari di hutan. hutan borneo yang ibu sering ceritakan dulu.
aku berlari dengan bertelanjang dada dan hanya celana pendek ini pakaian yang kukenakan.
entah apa yang sudah aku alami.
hanya peri kecil itu yang terbayang di benakku.

___

beberapa malam berlalu.
aku masih duduk dengan rokok yang kuhisap sejak tadi sore.
berharap ia datang menemuiku.
disorot cahaya purnama,
dibalik pohon hutan borneo itu,
dibalik hutan gelap nan dingin,
dimanakah kau peri kecil bersayap cantik?…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s